Selasa, 23 Agustus 2011

Keppres Naturalisasi Van Dijk Cs Belum Tuntas

Proses naturalisasi enam pemain belum terang kapan rampung. Hingga saat ini Keputusan Presiden (Kepres) terkait pemberian kewarganegaraan kepada mereka belum juga turun.

Demikian, empat pemain keturunan asal belanda Tonnie Cussel, Stefano Lilipaly, John van Beukering, Sergio van Dijk, serta dua pemain Nigeria di kompetisi Indonesia Super League, Victor Igbonefo dan Greg Nwokolo belum bisa dipanggil untuk mengisi atau menjalani seleksi skuad Merah-Putih.

Sebelumnya, PSSI memutuskan tidak akan lagi menjemput bola menaturalisasi pemain. Federasi pimpinan Djohar Arifin Husin ini menilai program naturalisasi harus dihentikan agar fokus kepada pembinaan.

Enam nama yang sebelumnya diproses oleh PSSI era Nurdin Halid tersebut merupakan yang terakhir menjalani proses perpindahan kewarganegaraan. Namun, Djohar mengatakan jika proses naturalisasi, yang diperkirakan selesai sebelum Lebaran ini rampung, para pemain itu tidak akan otomatis mengisi skuad Merah-Putih, karena tergantung kebutuhan pelatih. Selain itu PSSI juga tidak menjanjikan kompensasi khusus terhadap mereka.

Mantan Deputi Bidang Teknik Badan Tim Nasional, Iman Arif yang menjadi motor proyek ini, menegaskan Keppres naturalisasi mereka belum turun. Namun sebelumnya, dia berjanji akan menyelesaikan proses tersebut sebagai tanggung jawab moral kepada pemain dan lembaga negara yang terkait dalam proses ini, seperti DPR dan Presiden. Sekadar diketahui surat permohonan pertimbangan kewarganegaraan enam pemain ini, dari presiden ke DPR, sudah dikeluarkan pada 5 Juli lalu.

Hingga kini, Indonesia sudah memiliki empat pemain naturalisasi, yaitu Kim Jefrey Kurniawan, Cristian Gonzales, Ruben Wuarbanaran dan Diego Michiels. Satu pemain lain yaitu Joey Suk sebenarnya juga sudah rampung prosesnya, namun pemain yang diajukan Kemenpora satu berkas dengan Ruben dan Michiels ini belum juga mengambil sumpah sebagai WNI. Menurut Iman, Joey Suk direncanakan datang ke Jakarta sebelum Lebaran. “Joey Suk datang sebelum lebaran,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Van Dijk tak sabar

Sergio van Dijk mungkin salah satu pemain yang paling antusias membela Garuda. Melalui Twitter, pemain Adelaide United ini mengaku tidak sabar segera berjersey Merah-Putih.

Top Skor Liga Australia musim lalu ini mengaku selalu menyaksikan laga Firman Utina dkk dari siaran streaming internet, saat timnas menghadapi Turkmenistan, akhir Juli lalu dan Palestina Senin kemarin.

“Oooh, saya tidak sabar bermain untuk Timnas, saat melihat mereka bertanding,” kicau Van Dijk.

Di kesempatan sebelumnya, Van Dijk menyampaikan harapan agar proses naturalisasinya segera selesai. “Tidak sabar bermain untuk Timnas, saya optimistis itu segera terwujud.Yang penting semuanya tetap berpikir positif,” harap pemain kelahiran 1982 yang terkesan dengan suporter Indonesia ini.

Surat dari Koruptor Langsung Dibalas, Surat dari Rakyat Biasa Bagaimana?

(bukan) Surat Balasan

Ternyata banyak juga yang membahas mengenai surat balasan presiden SBY kepada Nazaruddin, di dunia maya pun banyak menimbulkan pro-kontra tersendiri sebagai reaksi atas dibacakannya surat balasan tersebut oleh juru bicara kepresidenan, Julian Aldrin Pasha. Tentu saja moment ini membangkitkan animo masyarakat yang merasa ingin mengeluarkan unek-uneknya agar juga ditanggapi oleh bapak presiden seperti surat Nazaruddin yang hanya dalam tempo beberapa hari saja sudah mendapatkan surat balasan.

Menarik juga menyimak perbincangan di televisi maupun perdebatan di dunia maya mengenai surat balasan sang presiden. Mulai dari memuja dan mengacungkan jempol setinggi mungkin, hingga yang menganggap bahwa balasan surat ini dibuat karena surat sebelumnya ‘menusuk’ sisi paling sensitif pihak yang dikirimi surat. Tapi bagaimanakah dengan surat dan atau hal-hal yang ditujukan kepada presiden Republik Indonesia yang kita hormati ini, mari kita coba lihat bersama beberapa hal baik yang dibalas maupun yang (mungkin) tidak dibalas oleh presiden :

1. SMS ke nomor 0811109949
Diawal kepemimpinan SBY, ini adalah nomor selular yang digunakan SBY untuk menampung pertanyaan, keluh kesah, kritik, dll dari masyarakat Indonesia. (terus terang ane belon pernah sms ke nomer ini ye, jadi jangan pade nanya balasannye pegimane kalo sms ke nomer ini)

2. P.O BOX 9949
Presiden SBY juga menyediakan layanan kotak pos 9949 sebagai sarana berkirim surat (nah loh sape nyang mau ngadu, kirim dimari dah). Seperti hukum tidak tertulis di dunia surat-menyurat pada jaman dahulu, bila ingin dibalas ya tolong sertakan perangko balasan, bila ingin segera dibalas ya tempelkan perangko dengan posisi miring, bila ingin menyampaikan kerinduan ya tempelkan perangko agak ke tengah (halah, opo toh iki).

3. SMS ke nomor 9949
Dikarenakan banyaknya sms yang masuk ke nomor 0811109949, maka pihak kepresidenan pun memberikan solusi lain yaitu sms kepada presiden ditujukan ke nomor 9949 (4 digit terakhir dari nomer selulernye, maklum ni pan nomer special, birthday gitu loh). Hal ini ditempuh dengan pertimbangan bahwa handphone yang digunakan sering hang karena menampung banyak sekali sms, maka pilihan nomor premiumlah dipilih agar sms yang masuk tersimpan di master. Nomor premium ini pun telah bisa digunakan sejak 15 Juni 2005. Meski saya juga belum pernah sms ke nomor ini, tapi menurut Roy Suryo, bila sms ke nomor ini maka setelah smsnya masuk ke server akan mendapatkan auto-replay “Terima kasih atas partisipasi Anda dan pesan Anda telah kami terima, tertanda Presiden Republik Indonesia”. (sumber: tempointeraktif)
(ntu pan taon 2005, nyoba aje sekarang hasilnye pegimane, kali-kali aje kagak dibales sms tapi ditelfon)

4. SMS fitnah dari nomor Singapura
Publik juga tersentak ketika ada sms yang beredar dan dianggap memfitnah SBY dan kader-kader Demokrat. Sms tersebut berisikan ancaman pembongkaran kasus korupsi Century, wisma atlet, kasus manipulasi data KPU, hingga penghinaan secara personal kepada presiden yang secara tidak langsung mengatakan bahwa presiden (maaf) “hombreng”. Sms ini dikirimkan oleh orang yang mengaku sebagai Muhammad Nazaruddin yang saat itu santer diberitakan kabur ke Singapura (selengkapnya disini). Tak perlu menunggu lama, presiden pun reaktif dengan sms ini dan langsung berpidato “hanya” untuk membahas sms ini.
(sumpah bukan ane nyang ngirim sms, boro-boro Singapura, Singaparna aje ane belon pernah kesana)

5. 9 kebohongan lama dan 9 kebohongan baru
10 Januari 2011, para tokoh lintas agama dan pemuda melakukan pertemuan bertempat di kantor PP Muhammadiyah. Dari hasil pertemuan tersebut pun kemudian diumumkan tentang 9 kebohongan lama dan 9 kebohongan baru (sepertinya ada nyang kesindir, 9 pan angka paporitnye). Hal ini juga mengundang reaksi keras dari istana, mereka menganggap bahwa para tokoh lintas agama yang juga dimotori oleh Din Syamsyudin ini adalah barisan sakit hati yang berupaya mengadu domba antara pemerintah dengan masyarakat (waduh, jadi tontonan pengganti Shaun The Sheep dong, hahaa)

6. Surat dari Sidoarjo
Masih kurang apalagi rakyat Sidoarjo, khususnya di Porong ? Sudah bermacam-macam demo mereka lakukan, mendatangi istana juga sudah, menulis spanduk juga banyak sekali, bahkan pantun juga ada. Ya kita harap maklum saja, mungkin di istana lagi pada sibuk (berapa tahun sibuk tuh), jadi mohon maaf tidak bisa melihat demo dan membaca spanduk-spanduk itu, jadi hal yang wajar bila memang ini tak terbalas oleh sang presiden.

7. Surat dari BMI
Hal yang mengagetkan (bagi saya) karena baru mengetahui tentang hal ini. Dari komentar Kompasianers ibu Pipiet Senja, yang menginformasikan bahwa selama ini banyak sekali surat-surat dari Buruh Migran Indonesia yang berada di Hong Kong, Taiwan, Macau dan telah dibukukan dengan judul “Surat Berdarah Untuk Presiden”. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, ternyata buku tersebut sama sekali tak mendapat tanggapan apapun dan juga malah sangsi apakah surat tersebut sampai ke tangan presiden. (kalopun nyampe ya ngebacanye kudu pake kacamata bu, ya anggep aje kacamatanye si bapak pres lagi ketinggalan dimana gitu).

8. Bom JW Marriott dan Ritz Carlton
Tak perlu surat setumpuk, e-mail segudang, maupun konfrensi pers, bagi teroris untuk menyampaikan surat (pesan) kepada presiden SBY, cukup dengan meledakkan kedua hotel tersebut maka dalam waktu yang sangat singkat presiden pun reaktif menanggapi kejadian pengeboman tersebut. Pidato kenegaraan pun mengundang decak heran banyak kalangan karena presiden berani menyatakan bahwa pengeboman tersebut dicurigai dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak puas kalah dalam pemilu 2009. (kalo ane sich nyesel karna MU batal maen cuy)

9. Berbalas pantun dengan Megawati
Nah berhubung presiden kita SBY gemar angka 9, maka saya sudahi saja ini di angka 9. The last but not least. Tentu masih segar di ingatan kita bahwa kubu Megawati dari pertama SBY menjabat sebagai presiden, selalu menjadi oposisi dengan banyak sekali mengkritik kinerja pemerintah. Hal menariknya adalah saat Mega-SBY saling berbalas pantun. Bila dilihat dari sisi lain, ternyata kedua tokoh nasional kita ini pelajaran Bahasa Indonesia dulu selalu dapat bagus, buktinya sudah men jadi orang top tapi tetap tidak lupa untuk “memasyarakatkan pantun & memantunkan masyarakat”. Yang pasti antara pantun satu dengan pantun balasan selalu reaktif, dan sudah pasti berbalas.

Nah, demikianlah 9 catatan mengenai beberapa hal yang langsung reaktif ditanggapi oleh presiden kita SBY dan beberapa juga yang (tidak atau mungkin belum) ditanggapi. Bagaimanapun Nazaruddin adalah orang hebat, dengan statusnya sebagai tersangka saja berani mengirim surat kepada presiden dan ajaibnya langsung dibalas tak lama waktu berselang. Saya pribadi sebenarnya ingin mengusulkan kepada pak Muhammad Nazaruddin agar berkirim surat kepada “Bang Thoyib”, dengan maksud agar Bang Thoyib segera membalas surat dari Nazaruddin, kasian bininye Bang Thoyib nungguin udah lama tuh.

Khadafy Jatuh, Barat Bersorak

Moamar Khadafy tampaknya sedang menghadapi saat-saat terakhir kekuasaannya setelah lebih daripada 40 tahun menggenggam Libya. Gerakan oposisi sudah mencapai Tripoli. Tampaknya kejatuhan Khadafy tinggal menunggu waktu. Hal ini terjadi akibat bantuan besar-besaran yang diberikan oleh NATO dan Amerika Serikat. Tanpa bantuan mereka dapat dipastikan posisi Khadafy tak tergoyahkan.

Gempuran secara terus-menerus oleh pesawat tempur NATO telah menghancurkan sebagian besar sarana dan prasarana militer Libya. Tetapi akibat sampingannya adalah korban rakyat sipil berjatuhan. Rakyat yang tidak berdosa ikut menjadi korban, baik oleh pemboman NATO maupun akibat perang saudara antara pendukunbg Khadafy dan pihak oposisi. Yang jadi korban adalah rakyat Libya, bukan rakyat Eropa atau Amerika Serikat.

Bantuan uang serta agen-agen dinas rahasia NATO dan Amerika membanjiri Libya. Mereka ikut berperan dalam melatih dan memberikan informasi intelijen kepada pesawat tempur NATO sehingga sasaran tembak mereka dapat diarahkan. Setelah selama 5 bulan digempur habis-habisan oleh NATO, akhirnya pasukan oposisi berhasil masuk ke Tripoli.

Sesungguhnya negara-negara Eropa dan NATO sudah sejak lama ingin menyingkirkan Khadafy, namun tidak berdaya menghadapi kekuatan Khadafy. Perkemahan Khadafy pernah dihantam oleh peluru kendali Amerika, namun tidak berhasil menewaskan Khadafy. Walaupun Libya diasingkan dalam pergaulan internasional, namun Khadafy tetap dapat bertahan.

Nah, kesempatan untuk menyingkirkan Khadafy muncul setelah Tunisia mengalami gejolak yang mampu menyingkirkan presidennya yang telah lama berkuasa, Ben Ali. Gelombang Tunisia yang melanda negara-negara Timur Tengah (Mesir, Yaman, Suriah) hinggap pula di Libya. Hal ini memberi kesempatan emas bagi Amerika dan NATO untuk masuk ke Libya sekaligus menyingkirkan orang yang paling berkuasa disana yaitu Khadafy.

Buntut-buntutnya ketahuan juga belangnya. Ternyata pemboman dan bantuan uang kepada pasukan oposisi bermuara pada kepentingan ekspolrasi minyak Libya yang berlimpah. Pada saat ini eksplorasi minyak Libya dikuasai oleh perusahaan China, Rusia dan Brazil. Dan apabila Khadafy jatuh, maka perusahaan-perusahaan minyak Eni (Italia), BP (Inggris) sudah ambil ancang-ancang untuk mengambil alihnya (Kompas 23/8/2011). Rupanya inilah tujuan akhirnya : minyak dan gas Libya.

Dilema Kebebasan Berbicara di Belanda

"Tofik membuka lahan persemaian baru bagi tindak kekerasan terhadap Geert Wilders. Musnahkan hama Maroko tersebut!"

Demikian bunyi tweet dari seorang aktivis anonim, dengan menggunakan nama samaran 'Stop Left' atau Hentikan Kiri. Makian tersebut merupakan tanggapan atas seruan Tofik Dibi, anggota parlemen dari partai Kiri Hijau (GroenLinks), untuk menggelar debat di parlemen mengenai dampak serangan teror di Norwegia bulan lalu.

Pelaku serangan teror, Anders Behring Breivik, menyatakan bahwa politikus Belanda Geert Wilders, adalah salah seorang tokoh yang menjadi sumber inspirasi baginya. Tofik Dibi membuat laporan pengaduan, Stop Left telah mengajak orang melakukan tindak kekerasan terhadap dirinya.

Batasan

Radio Nederland, akhir pekan lalu melaporkan, ancaman melalui jejaring sosial Twitter seperti itu menggambarkan betapa panasnya suasana debat mengenai hak kebebasan berbicara, menyusul serangan teror di Norwegia tersebut. Kebebasan mengajukan pendapat dianggap sebagai salah satu pilar penting demokrasi modern.

Namun, sebagaimana yang terjadi di Norwegia, di Belanda pun orang mulai mempertanyakan keseimbangan antara kekhawatiran atas pernyataan yang bisa mendorong tindak kekerasan dan hak untuk mengemukakan pendapat, termasuk dalam hal-hal yang sangat kontroversial.

Sebenarnya, debat mengenai batas-batas kebebasan berpendapat juga sudah memanas sebelum terjadinya serangan teror di Norwegia. Juni lalu, pengadilan telah membebaskan Geert Wilders dari tuduhan menyebarkan kebencian.

Vonis tersebut mengubah landskap hukum Belanda. Dan membuat, tuntutan hukum dengan tuduhan menyebarkan kebencian, atas dasar perundang-undangan sekarang ini semakin sulit.

Selain itu, Geert Wilders, sebagai pemimpin Partai Untuk Kebebasan, PVV, dan pendukung kabinet minoritas sekarang ini, bahkan ingin menghapus undang-undang yang melarang menyebar kebencian tersebut. Saat ini ia sedang mempersiapkan usul amandemen konstitusi, sebagaimana the US Free Speech First Amendment, yang menjamin hak kekebasan mengemukakan pendapat.

'Istana Kebencian'

Menyusul serangan teror di Norwegia, Geert Wilders tidak berusaha memperlunak ucapan-ucapannya. Ia memang mengecam serangan tersebut dan menilainya sebagai tamparan bagi gerakan anti-Islam. Namun, setelah itu, ia kembali mengulang pernyataan untuk memerangi islamifikasi.

"Kita sudah terlalu banyak menampung imigran dari negeri-negeri Muslim. Sekarang ini, di negeri kita sudah terlalu banyak dibangun istana kebencian. Dan kalau tidak salah, pemimpin Partai Buruh, Job Cohen, menamakan bangunan tersebut mesjid. Dalam berbagai statistik pelaku kejahatan, persentase kaum imigran sangat tinggi. Itu semua, sudah lebih dari cukup," kata Wilders seperti dikutip Radio Nederland.

Geert Wilders memang tidak membuat seruan untuk melakukan tindak kekerasan. Namun, banyak orang mempertanyakan, sejauh mana perannya dalam pembentukan iklim yang mendorong terjadinya tindak kekerasan terhadap kaum muslimin atau imigran.

Karena, selama musim panas ini terjadi dua hantaman telak. Pertama, vonis pengadilan membebaskan Geert Wilders dari segala tuduhan. Walaupun majelis hakim menilai Geert Wilders menggunakan kata-kata sangat kasar dan penuh penghinaan.

Selanjutnya, empat pekan kemudian, Anders Behring Breivik membantai 77 orang di Norwegia. Dalam manifesto yang ia tulis, Anders Breivik memuji-muji Belanda dan merujuk beberapa kali pada Geert Wilders. Dengan demikian, banyak orang mulai berpikir, mungkin kini tiba saatnya untuk meninjau ulang ketentuan mengenai kebebasan mengemukakan pendapat.

Ancaman Pembunuhan

Namun, kekhawatiran akan munculnya tindak kekerasan, tidak hanya datang dari satu sisi. Geert Wilders harus mendapat pengawalan ketat selama 24 jam. Tindakan pengamanan ini diambil menyusul peristiwa pembunuhan atas seorang tokoh lain, yang juga mengangkat topik kebebasan mengemukakan pendapat.

Yaitu, pembunuhan cineas Theo van Gogh pada tahun 2004. Mendiang merupakan salah seorang tokoh publik anti-Islam yang paling lantang berbicara. Ia dibunuh oleh seorang remaja Muslim, yang mengaku melakukan hal tersebut demi agama. Dan pembunuhan Theo van Gogh oleh banyak kalangan dianggap sebagai serangan terhadap azas kebebasan berbicara.

Dan sejak saat itu, Geert Wilders dan mantan anggota parlemen Belanda, Ayaan Hirsi Ali, juga seorang tokoh anti-Iislam, tetap menyuarakan pendapat anti islam mereka. Mempertaruhkan nyawa mereka sendiri.

Sejak kasus pembunuhan Theo van Gogh, Geert Wilders bersama para pengikutnya terus-menerus berusaha memperluas batasan hak kebebasan berbicara. Hal itu antara lain berdampak pada pandangan publik Belanda, yang mulai menganggap kebebasan berbicara sebagai hak azasi paling utama.

Dengan demikian mengorbankan azas kebebasan beragama dan hak kaum minoritas. Dua azas penting lain, yang selama ini juga dinilai sebagai pilar penting bagi tradisi toleran masyarakat Belanda.

Beberapa pekan lagi, kalender kegiatan parlemen tahun mendatang sudah akan mulai digelar kembali. Geert Wilders akan berusaha memperluas batasan hak kebebasan berbicara. Sementara Tofik Dibi dan banyak orang lainnya justru mempersoalkan kebebasan berbicara yang tampaknya sudah tanpa kendali.

Dengan latar belakang peristiwa di Norwegia yang menggantung di udara sebagai awan hitam, debat mengenai hak kebebasan berbicara, tampaknya malah akan menjadi sumber pemecah belah.

Akuisisi detikcom oleh PARA Group

Akuisisi detikcom (PT Agranet Mulcticitra Siberkom/Agrakom) oleh PARA Group akhirnya tuntas. Secara resmi detikcom berada di bawah Trans Corp Company mulai 3 Agustus 2011. Acara buka bersama pada Rabu, 10 Agustus 2011, menjadi pertemuan pertama manajemen baru dengan para karyawan detikcom.

Buka bersama ini digelar di hall gedung Aldevco Octagon di kawasan Jalan Raya Buncit, Jakarta Selatan, tempat detikcom bermarkas. Suasana buka bersama kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena acara ini juga sekaligus menjadi momentum silaturahmi perdana antara manajemen baru dengan para karyawan detikcom. Chairul Tanjung sebagai pimpinan PARA Group hadir dalam acara ini.

Acara dimulai dengan sambutan Budiono Darsono, selaku pendiri detikcom, mantan pemilik Agrakom, dan juga sebagai pemimpin redaksi detikcom. Dalam sambutannya, pria yang sering disapa BDI ini mengumumkan bahwa akuisisi detikcom oleh PARA Group resmi dilakukan 3 Agustus 2011.

Pada kesempatan itu, BDI juga menyampaikan susunan manajemen detikcom yang baru. Dia juga berharap dengan akuisisi ini, maka detikcom di masa mendatang akan berkembang lebih dahsyat.

Seusai BDI, Chairul Tanjung menjadi pembicara selanjutnya. Chairul memaparkan bagaimana proses akuisisi detikcom oleh PARA Grop dilakukan. Chairul juga menjabarkan visi detikcom mendatang. Dua hal penting dari sebuah industri media, kata Chairul, adalah membangun bisnis yang kuat dan membangun idealisme.

"Jadi, dari sisi bisnis, detikcom harus kuat. Kalau bisnisnya tidak kuat, maka media akan melacurkan dirinya untuk bisa hidup," kata Chairul.

Banyak hal yang disampaikan Chairul, termasuk keinginannya agar detikcom semakin meningkatkan kecepatan dan akurasi beritanya. Chairul juga meminta agar detikcom tidak dijadikan alat politik tertentu.

Buka bersama ini berlangsung dalam suasana yang meriah, santai, dan penuh kekeluargaan. Apalagi, Ustad Maulana, yang saat itu menyampaikan siraman rohani, bisa membuat para hadirin antusias.

Acara ini dihadiri oleh para jajaran direksi dan komisaris detikcom yang baru. Juga dihadiri jajaran karyawan detikcom dan para perwakilan TransTV dan Trans7. Acara ditutup dengan salat magrib berjamaah dan makan malam bersama. Setelah itu, Chairul Tanjung bersama manajemen baru melihat-lihat ruang redaksi dan ruang IT.

Berikut susunan manajemen baru:

Komisaris Utama: Drs Raden Suroyo Bimantoro
Wakil Komisaris Utama: Zainal Rahman
Komisaris:
- Sutrisno Iwantono
- Calvin Lukmantara

Direktur Utama: Abdul Rahman
Wakil Dirut: Budiono Darsono
Direktur Sales dan Marketing: Nur Wahyuni Sulistiowati
Direktur Entertainment: Wishnutama Kusubandio
Direktur IT: Andry S Huzin
Direktur Keuangan dan HRD: Warnedy

Minggu, 21 Agustus 2011

Coco Chanel Seorang Mata-mata Nazi?

Ikon fashion Coco Chanel disebut-sebut sebagai seorang mata-mata Nazi. Dalam sebuah buku baru yang ditulis oleh seorang sejarawan Amerika Serikat yang tinggal di Paris menunjukkan Chanel tidak hanya memiliki hubungan perang dengan bangsawan Jerman, tapi dia sendiri juga merupakan agen organisasi intelijen militer Jerman Abwehr dan anti Semit yang fanatik.

Keraguan tentang loyalitas Chanel selama Perang Dunia II telah menjadi rahasia umum. Namun, fakta yang diungkap dalam Sleeping with the Enemy: Coco Chanel's Secret War telah melampaui dugaan tersebut sebelumnya.

Hal Vaughan, veteran PD II dan jurnalis berusia 84 tahun sebelumnya menulis dua buku sejarah lainnya, menegaskan fakta yang ditulisnya akurat. Ia menyatakan bukunya adalah buah dari lebih dari empat tahun kerja intens yang lahir dari sebuah kebetulan menemukan di arsip polisi nasional Prancis.

"Aku sedang mencari sesuatu yang lain dan saya menemukan dokumen yang mengatakan 'Chanel adalah agen Nazi, nomornya adalah bla, bla, bla dan nama samaran dia adalah Westminster," kata Vaughan kepada The Associated Press.

"Lalu aku benar-benar mulai berburu melalui semua arsip, di Amerika Serikat, di London, di Berlin, dan di Roma dan aku menemukan tidak satu, tetapi 20, 30, 40 bahan-bahan arsip yang benar-benar solid tentang Chanel dan kekasihnya, Hans Baron Gunther von Dincklage, yang merupakan mata-mata Abwehr profesional, "kata Vaughan.

Lahir pada tahun 1883 di sebuah rumah sakit bagi masyarakat miskin di Prancis barat, ia telah menjadi penjahit terkenalhingga pecah Perang Dunia II. Selama konflik, ia bersembunyi dengan von Dincklage - seorang perwira Jerman tampan yang 12 tahun lebih muda di Hotel Ritz Paris, yang kemudian di bawah kendali Nazi.

Buku ini menuduh bahwa pada tahun 1940, Chanel direkrut ke dalam Abwehr. Nama sandinya mencuplik nama lain kekasihnya, Duke of Westminster. Setahun kemudian, ia pergi ke Spanyol dalam sebuah misi mata-mata - dengan syarat bahwa Nazi membebaskan keponakannya dari sebuah kamp interniran militer - dan kemudian pergi ke Berlin atas perintah seorang jenderal SS.

Buku itu juga menunjukkan dugaan anti-Semitisme Chanel, yaitu saat mencoba memanfaatkan undang-undang memungkinkan untuk pengambilalihan properti Yahudi untuk merebut kontrol dari parfum Chanel dari saudara-saudara Wertheimer, sebuah keluarga Yahudi yang telah membantu membuat Chanel No 5 terlaris di seluruh dunia.

Buku yang diterbitkan di AS pada Selasa oleh Knopf, telah mengacak-acak jagat mode di Perancis, di mana Chanel selalu dielu-elukan.

The House of Chanel cepat bereaksi, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "lebih dari 57 buku telah ditulis tentang Gabrielle Chanel ... Kami akan mendorong Anda untuk berkonsultasi dengan beberapa tokoh yang lebih serius," kata mereka.

Pertamina Optimistis Proyek Senoro Selesai 2014

PT Pertamina (Persero) optimistis proyek pembangunan kilang gas alam cair Donggi-Senoro di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dapat selesai sesuai target, yakni pada 2014. Direktur Hulu Pertamina Muhammad Husen di Jakarta, Minggu, mengatakan, saat ini, pekerjaan proyek baik di hulu maupun hilir berjalan dengan baik.

"Saya baru saja dari lokasi dan saya lihat progres proyek baik di hulu maupun hilir berjalan baik. Saya optimistis pengapalan pertama LNG bisa dilakukan pada 2014," katanya. Menurut dia, memang masih ada sedikit persoalan pembebasan lahan khususnya di bagian hulu yang bakal menjadi lokasi kegiatan eksplorasi dan produksi, yang belum selesai.

Sementara, pembebasan lahan di bagian hilir yang bakal menjadi lokasi kilang sudah selesai dilakukan.

Setiap proyek, lanjut Husen, pasti menemui masalah dalam pembebasan lahan. "Namun, saya yakin tim yang bekerja di sana bisa menyelesaikannya," katanya.

Hal senada dikemukakan Vice President Corporate Communications Mochamad Harun.

Menurut dia, proyek Senoro akan mulai berproduksi pada 2014."Sebagian produksi gas akan dimanfaatkan bagi kebutuhan dalam negeri yakni buat pembangkit dan pupuk," ujarnya.

Proyek pengembangan gas Senoro mencakup pengembangan gas di Blok Senoro-Toili yang dikelola oleh Join Operating Body (JOB) Pertamina-Medco dan area Matindok yang dioperasikan Pertamina.

Gas dari kedua lapangan tersebut kemudian diolah menjadi gas alam cair di Kilang Donggi-Senoro.

Proyek Donggi-Senoro merupakan proyek pengembangan gas alam cair pertama di Indonesia yang menggunakan skema hilir.

Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar Bobby A Rizaldi juga mengharapkan proyek Senoro berjalan sesuai target.

Menurut dia, proyek Senoro akan memberikan manfaat baik bagi negara maupun daerah setempat.

Bobby mengatakan, keberadaan proyek selain meningkatkan peneriman negara, juga memberikan dampak berantai berupa kenaikan pertumbuhan ekonomi daerah baik dari sektor jasa penunjang maupun aksesibilitas seperti perluasan bandara dan transportasi yang lebih baik.

Berdasarkan perhitungan, dengan asumsi proyek berjalan 13 tahun dan harga minyak mentah 70 dolar AS per barel, negara diperkirakan memperoleh pendapatan 6,7 miliar dolar AS.

Proyek juga diperkirakan menyediakan ribuan tenaga kerja langsung dan sekaligus dampak ikutan seperti hotel, makanan, dan jasa lain yang melibatkan pengusaha lokal.

Manfaat lain proyek, tambahnya, adalah pengalokasian gas untuk pembangkit listrik di dekat lokasi proyek yang akan menumbuhkan industri baru.

Mengenai pembebasan lahan, Bobby yang bersama sejumlah anggota Komisi VII DPR lainnya baru saja berkunjung ke lokasi proyek, mengakui, di lahan yang bakal menjadi lokasi hulu Senoro, beberapa warga memasang harga jual lahan yang berlipat-lipat lebih tinggi dari harga jual obyek pajak.

"Kalau ini dibiarkan, bisa saja berdampak pada tertundanya pembebasan lahan untuk eksplorasi dan produksi," katanya.

Menurut dia, masalah pembebasan lahan di bagian hulu tersebut mesti diatasi dengan kearifan lokal yakni pemda memfasilitasi bahwa proyek Senoro penting bagi peningkatan kesejahteraan warga setempat.

Proyek Kilang LNG Senoro direncanakan berkapasitas dua juta ton per tahun.

PT DSLNG, selaku operator kilang, sudah menandatangani perjanjian jual beli LNG dengan tiga pembeli selama 13 tahun sejak 2014.

Mereka adalah Chubu Electric Power Co Inc, Jepang dengan volume satu juta ton, Kyushu Electric Power Co Inc, Jepang 300.000 ton per tahun, dan Korea Gas Corporation (Kogas) 700.000 ton per tahun.

Saat ini, komposisi pemegang saham DSLNG adalah Sulawesi LNG Development Ltd 59,9 persen, PT Pertamina Hulu Energi 29 persen, dan PT Medco LNG Indonesia 11,1 persen.

Sulawesi LNG Development Ltd merupakan perusahaan yang sahamnya dimiliki Mitsubishi Corporation 75 persen dan Kogas 25 persen

Mahalnya Biaya Kursi Jabatan Picu Korupsi di Indonesia

Besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk menduduki suatu jabatan menjadi sebab suburnya tindak pidana korupsi di Indonesia. Sudah menjadi rahasia umum bahwa untuk menduduki suatu jabatan publik seseorang harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

"Sehingga ketika berhasil menduduki jabatan tersebut orang kemudian berpikir bagaimana mengembalikan biaya yang sudah dikeluarkan untuk menduduki jabatan itu," kata Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam pernyataannya kepada Tribunnews, Sabtu (20/8/2011).

Luthfi mengungkapkan, jika mengandalkan gaji yang didapat sebagai pejabat publik tentu apa yang dikeluarkan tidak bisa kembali.

"Akhirnya, mereka mencari jalan pintas dengan mencuri uang negara untuk mengembalikan biaya-biaya tersebut," kata Luthfi.

Karenanya Luthfi memandang sangat penting bagi lembaga-lembaga politik, pemerintahan, maupun lembaga penegak hukum untuk menerapkan pola low cost management dalam rekruitmen SDM-nya.

Dan orang-orang yang direkrut adalah mereka yang memang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan moralitas yang baik. Di atas rata-rata. "Bukan isi tasnya yang dilihat," katanya.

Pola low cost management akan memacu orang untuk bekerja keras dan fokus menyelesaikan persoalan yang ada pada bidang kerjanya. Bukan sebaliknya fokus mengembalikan dana yang telah dikeluarkannya sehingga abai pada tugas dan tanggung jawabnya.