Kamis, 17 Maret 2011

Polsek Panakkukang Minta Zynga Poker ke Makassar

Terkait kasus penjebolan kartu kredit yang dilakukan empat pemuda di Makassar, Kapolsek Panakkukang mengirimkan email ke Zynga Poker untuk menanyakan keberadaan nomor kartu kredit yang digunakan keempat pelaku untuk membeli chip poker, Kamis (17/3/2011) malam.

"Kalau ternyata pemilik kartu tersebut memang ada kami akan mengundang Zynga Poker untuk menjadi saksi," kata Wahyu ketika ditemui di ruang kerjanya. Ia juga mengaku sistem Zynga Poker terlalu lemah sehingga tidak dapat menyaring nomor kartu kredit yang digunakan guna membeli chip.

"Pihak kami telah mengirimkan email untuk mengundang perwakilan Zynga Poker ke Makassar," katanya.

Ia mengaku pihaknya belum bisa menegakkan kasus yang berhubungan dengan kasus pembobolan kartu kredit karena merupakan kasus lintas internasional yang membutuhkan biaya yang besar untuk menyelidikinya.

"Para pelaku menjebol kartu kredit dengan mencari nomor pada sebuah situs lalu diacaknya. Apabila nomor tersebut berhasil maka mereka akan menggunakannya untuk membeli chip poker," jelasnya.

Rabu, 16 Maret 2011

Istimewanya Seorang "Short Sleeper"

Kehilangan waktu tidur adalah hal yang merugikan dan kerap menjengkelkan. Tubuh bisa cepat lelah, mengantuk dan konsentrasi menurun. Tetapi, bagi sebagian orang yang mendapat 'keistimewaan', kehilangan waktu tidur satu atau dua jam di malam hari tampaknya bukan masalah berarti.

Mereka yang mendapat anugrah itu adalah orang-orang yang secara alami tak butuh tidur berlama-lama atau juga disebut dengan istilah short sleeper. Menurut para ahli, orang-orang istimewa ini mengalami mutasi pada gen hDEC2, yang berfungsi mengatur siklus tidur. Mutasi inilah yang membuat mereka tak mengalami masalah walau harus kekurangan tidur.

Beberapa tokoh terkenal yang diyakini seorang short sleeper di antaranya adalah mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher, aktor James Franco dan pebisnis dan ahli kuliner Martha Stewart. Menyoal apakah kecenderungan mereka selalu tidur sebentar karena faktor genetik atau karena kemauan keras memang belum diketahui secara pasti.

Menurut Ying-Hui Fu, profesor neurologi dari Universitas California San Francisco AS, mereka yang secara alami memiliki kecenderungan sebagai short sleeper memang memiliki keuntungan secara kompetitif. Walau begitu, mungkin tidak banyak orang di dunia ini mengalami mutasi gen tersebut.

"Sulit untuk mengatakan seberapa sering kasus mutasi ini terjadi," ujarnya.

Di laboratorium tempatnya bekerja, Fu hanya menemukan sekitar 20 sampai 30 orang yang mengalami mutasi genetik yang diyakini memberikan kontribusi terhadap kemampuan tidur hanya beberapa saat.

Sebagian besar mereka yang mengalami mutasi ini memang terbilang istimewa. Mereka memiliki dua jenis pekerjaan, karier yang sukses dan menikmati hobi yang beragam.

"Setiap hari, mereka punya dua atau tiga jam waktu luang untuk melakukan sesuatu. Mereka sangat aktif," ujar Fu.

Amy Avery, seorang warga Atlanta, adalah salah satu di antara mereka yang termasuk memiliki keistimewaan itu. Meski belum jelas apakah dirinya mengalami mutasi gen, namun Avery mengaku dirinya terbiasa tidur hanya empat hingga lima jam setiap malam.

Kendati tidur singkat setiap malam , Amy tidak memerlukan kopi atau atau minuman berkafein lainnya saat bekerja di siang hari.

"Saya sudah mengalaminya sejak lama. Saya bisa bekerja penuh dan tidak menguap atau kelelahan selama seharian," ujarnya.

Avery setiap hari mampu mengurus keluarganya, tetapi ia juga bekerja full-time sebagai direktur digital pada sebuah perusahaan periklanan. Kedua anaknya, berusia 2 dan 5 tahun, selalu tidur sekitar pukul 9 dan suaminya pada pukul 10. Setelah itu anak dan suaminya terlelap, Avery dapat mengerjakan tugas rumah tangga seperti mencuci. Ia juga menonton televisi, membaca buku dan menyelesaikan tugas kantornya.

"Saya merasa semuanya berjalan secara alami. Saya masih bisa dalam keadaan segar," ungkapnya mengomentari pola tidurnya.

Kebiasaan tidur singkat juga dialami Dan Nainan, seorang komedian yang tinggal di New York. Pria berusia 29 tahun ini mengaku tidur hanya empat jam setiap malam. Ia selalu menghindari obat-obat resep, tidak meminum alkohol dan kafein.

"Ini memberikan saya keuntungan. Saya punya 20 persen waktu lebih dibandingkan orang biasa," ujarnya.

Nainan sendiri tak tahu apakah faktor gen atau tuntutan kerja yang membuat jadwal tidurnya beitu singkat. Ia selalu rutin tidur di malam hari dan terbangun empat jam kemudian. Dengan waktu luang yang tersedia, ia bisa menyusun materi komedi dan strategi merketing.

Problem kurang tidur
Apa yang dialami Nainan belum tentu berlaku bagi yang lain, apalagi bagi mereka yang tubuhnya memerlukan istirahat selama tujuh atau delapan jam. Masalah justru akan muncul ketika kebutuhan tidur tidak terpenuhi.

Para ahli mengingatkan, banyak orang di era modern ini yang kekurangan tidur. Dan bahayanya, mereka seperti bangga dengan hal itu karena seperti menjadi manusia super. Padahal, kekurangan tidur justru akan membawa petaka dan menjauhkan seseorang dari sosok super.

"Anda menjadi lelah, berjalan pun kelalahan. Penampilan Anda jadi buruk, pikiran menurun dan konsentrasi juga," kata Dr. David Volpi, dokter dari Manhattan Snoring and Sleep Center.

Kurang tidur memang dapat menyebabkan kekalahan pada pengendara, mengantuk dan buruknya koordinasi tangan dan mata. Dalam jangka panjang orang tang tidur kurang dari enam jam terbukti berisiko lebih besar mengalami kematian, obesitas, serangan jantugn dan strok.

Penelitian menunjukkan, sebagian besar manusia membutuhkan waktu selama tujuh hingga delapan jam untuk tidur, dan bahkan beberapa di antaranya perlu sampai 10 jam.

Fu menilai, orang yang terlahir bukan sebagai short sleeper menggunakan hal-hal artifisial sehingga menjadi kurang tidur. "Akibat jangka panjangnya hal itu dapat memicu masalah kesehatan seperti risiko penyakit jantung dan kanker," ujarnya.

Saat ini belum ada penelitian yang mennjelaskan apakah risiko kesehatan pada kelompok short sleepers berkaitan dengan kurang tidur.

Pada 2009 dalam sebuah laporan yang dimuat jurnal Science, Fu dan timnya dari Universitas California berhasil mengidentifikasi ibu dan seorang anak perempuannya yang secara teratur tidur sekitar 6.25 jam setiap hari. Hasil tes darah menunjukkan bahwa mereka mengalami mutasi yang memengaruhi siklus selama 24 jam. Fu mengatakan, ada kemungkinan mereka mengalami mutasi genetik yang memengauhi pola tidur.

"Mereka sangat enerjik. Empat sampai enam jam ttulah waktu tidur mereka yang optimum," ungkap Fu mengomentari mereka yang mengalami mutasi genetik.

Kenapa Reaktor Nuklir Fukushima Meledak?

Ledakan pada reaktor nuklir di Fukushima telah terjadi tiga kali sejak gempa dengan kekuatan 9 mengguncang Jepang, Jumat (11/3/2011) lalu. Ledakan pertama terjadi di reaktor nomor 1 hari Sabtu lalu, disusul ledakan di reaktor nomor tiga Senin, dan ledakan terakhir terjadi di reaktor nomor 2, Selasa. Banyak pihak mengkhawatirkan terjadinya radiasi nuklir yang besar sebagai konsekuensi dari ledakan itu.

Namun, bagaimana sebenarnya ledakan bisa terjadi? Lalu, benarkah ledakan akan memacu bencana nuklir besar seperti yang dikhawatirkan? Untuk itu, perlu melihat beberapa hal penting terkait dengan proses ledakan reaktor, meliputi jenis reaktor, bagaimana reaktor bekerja, dan faktor yang memicu ledakan.

Staf pengajar Jurusan Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada yang kini turut dalam pengkajian keselamatan teknologi nuklir di Swedia, Dr Alexander Agung ST, M.Sc, mengungkapkan analisis sementara terkait ledakan reaktor Fukushima 1 di situs web resmi Teknik Fisika UGM.

Ia mengungkapkan bahwa Fukushima I Unit 1 merupakan PLTN berjenis BWR (boiling water reactor). Daya listrik yang mampu dihasilkan adalah 460 MW, dengan daya termal 1553 MW dan asumsi efisiensi termal 30 persen. Reaktor tersebut dibangun akhir tahun 1960-an dan beroperasi awal 1970-an.

Ia mengatakan, "Pada reaktor nuklir, energi dihasilkan dari reaksi fisi atau pembelahan inti atom." Reaksi fisi juga menghasilkan energi radioaktf yang akan meluruh. Jumlah energi yang dihasilkan dari suatu reaksi fisi adalah total dari energi fisi dan energi peluruhan radioaktif.

Besar kecilnya energi yang dihasilkan dalam reaksi fisi tergantung dari banyak sedikitnya proses fisi. Reaksi fisi bisa dikendalikan dengan batang kendali atau control rods. Jika seluruh batang kendali dimasukkan, maka reaktor akan padam, dikenal dengan istilah shut down.

Pengamanan reaktor nuklir mengenal jargon 3C, yakni Control, Cool dan Contain. Control terkait upaya mencegah peningkatan tajam energi, Cool terkait dengan upaya mendinginkan bahan bakar, dan Contain berkaitan dengan upaya menjaga bahan radioaktif agar tetap dalam reaktor.

"Perlu diingat bahwa ketiganya bisa berfungsi sebagai aspek pertahanan," katanya. Kalau kontrol tak berfungsi, maka masih ada sistem pendingin. Kemudian, jika sistem pendingin tak juga berfungsi, maka masih terdapat pengungkung reaktor yang akan mencegah lepasnya materail radioaktif.

Nah, ledakan di reaktor Fukushima 1 berhubungan dengan kegagalan pada sistem proteksi dan faktor yang berkaitan dengannya. Ketika gempa terjadi, sistem kontrol sebenarnya berhasil berfungsi dengan memadamkan reaktor sehingga reaksi fisi di dalam reaktor tak terjadi lagi.

"Akan tetapi, masih ada energi dari peluruhan radioaktif. Pada saat reaktor padam, masih ada 7 persen dari 1.553 MW, atau sebesar 107 MW," ungkapnya. Dalam kondisi tersebut, sistem pendingin seharusnya bekerja untuk mengalirkan air saat awal sistem tersebut berfungsi.

Sayangnya, sistem pendingin akhirnya ngadat setelah satu jam sebab generator listrik mati akibat tsunami. "Situasi tersebut dikenal dengan istilah LOFA (loss of flow accident), yakni pendingin tetap ada, namun tidak mengalir," papar Alex. Akibatnya panas tak bisa ditransfer.

Menurut Alex, ada dua fenomena yang bisa terjadi. Pertama, naiknya suhu pendingin memicu pendidihan sehingga bagian atas reaktor tertutup uap air. "Jika ini terjadi, kemungkinan pelelehan bahan bakar besar. Jika bahan bakar meleleh, bahan radioaktif akan terlepas ke sistem pendingin," jelas Alex.

Kemungkinan kedua adalah kenaikan suhu selongsong bahan bakar. Selongsong merupakan pembungkus bahan bakar yang terbuat dari logam campuran Zirkonium. Jika suhu meningkat hingga 900 derajat celsius, maka zirkonium akan teroksidasi oleh air sehingga menghasilkan hidrogen.

Alexander mengungkapkan, hingga saat ini belum jelas fenomena apakah yang terjadi. Namun, ia menduga bahwa hidrogen yang terakumulasi bereaksi dengan oksigen sehingga terjadi ledakan hidrogen. Hal tersebut menyebabkan ledakan di Fukushima 1 Unit 1. Kekuatan ledakan cukup kuat untuk meruntuhkan bangunan di sekitarnya, namun tidak sampai merusak selongsong pelindung reaktor.

Faktanya, ledakan terjadi di reaktor-reaktor tersebut setelah TEPCO (Tokyo Power Electric Company) mengalirkan air laut untuk mendinginkan reaktor secara langsung. Terjadinya ledakan juga disebut bagian dari proses pendinginan reaktor yang tidak membahayakan reaktor tersebut.

Radiasi dilaporkan telah mencapai Tokyo, tapi tidak membahayakan kesehatan manusia. Pejabat pemerintah Metropolitan Tokyo mengungkapkan, "Kami memantau tingkat radiasi yang melampaui batas normal terjadi pagi ini di Tokyo. Namun, kami tidak menilai bahwa hal itu sudah berada dalam level yang berbahaya bagi tubuh manusia."

Permbangkit listrik tenaga nuklir itu berada 250 kilometer timur laut Tokyo. Kantor Berita Kyodo juga melaporkan bahwa tingkat radiasi di kota Maebashi, 100 kilometer utara Tokyo, naik 10 kali lipat di atas batas normal.

Belajar Dari Jepang Yang Tangguh

KETANGGUHAN Jepang menghadapi tekanan tiga bencana besar sekaligus, yakni gempa bumi, tsunami, dan radiasi nuklir, memukau dunia. Reputasi internasional Jepang sebagai negara kuat mendapat pujian luas. Tak adanya penjarahan menguatkan citra ”bangsa beradab”.

Pemerintah Jepang, Selasa (15/3), terus memacu proses evakuasi dan distribusi bantuan ke daerah bencana yang belum terjangkau sebelumnya. Seluruh kekuatan dan sumber dayanya dikerahkan maksimal ke Jepang timur laut, daerah yang terparah dilanda tsunami.

Evakuasi korban tsunami berjalan seiring dengan evakuasi ribuan warga yang terancam terpapar radiasi nuklir di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi, utara Tokyo. Prefektur Fukushima juga termasuk salah satu daerah korban gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat lalu.

Televisi, media cetak, radio, dan situs berita online di seluruh dunia telah merilis bencana itu. Hal yang mengagumkan dunia, seluruh kejadian serta momen dramatis dan mendebarkan direkam televisi Jepang detik demi detik, sejak awal gempa, datangnya tsunami, hingga air bah itu ”diam”.

Jepang lalu mengabarkan drama amuk alam yang menyebabkan lebih dari 10.000 orang tewas dan 10.000 orang hilang itu ke seluruh dunia. Meski sempat panik, Jepang dengan cepat bangkit, mengerahkan seluruh kekuatannya, mulai dari tentara, kapal, hingga pesawat terbang. Jumlah tentara dinaikkan dua kali lipat dari 51.000 personel menjadi 100.000 personel. Sebanyak 145 dari 170 rumah sakit di seluruh daerah bencana beroperasi penuh.

Sekalipun kelaparan dan krisis air bersih mendera jutaan orang di sepanjang ribuan kilometer pantai timur Pulau Honshu dan pulau lain di Jepang, para korban sabar dan tertib menanti distribusi logistik. Hingga hari keempat pascabencana, Selasa, tidak terdengar aksi penjarahan dan tindakan tercela lainnya.

Associated Press melukiskan, warga Jepang tenang menghadapi persoalan yang ditimbulkan bencana. Sisi lain yang diajarkan masyarakat Jepang ialah sikap sabar meski mereka diliputi dukacita akibat kehilangan orang-orang terkasih. Mereka sabar menanti bantuan. Pemerintah bisa lebih tenang untuk fokus pada evakuasi, penyelamatan, dan distribusi logistik.

Bencana terbaru adalah bahaya radiasi nuklir akibat tiga ledakan dan kebakaran pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi. Dari enam reaktor nuklir, empat di antaranya telah bermasalah. Jepang belajar dari kasus Chernobyl dan membangun sistem PLTN-nya lebih baik. Pemerintah menjamin tak akan ada insiden Chernobyl di Jepang.

”Perserikatan Bangsa-Bangsa belum mengambil langkah-langkah selama belum ada permintaan. Jepang adalah negara paling siap di dunia (menghadapi bencana),” kata Elisabeth Byrs, juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), kepada Reuters.

Byrs melanjutkan, ”Jepang menanggapi tiga darurat sekaligus, yakni gempa, tsunami, dan ancaman nuklir, dan melakukannya dengan sangat baik.”

Para blogger dan pengguna situs jejaring sosial berbahasa Inggris memuji Jepang sebagai bangsa yang tabah (stoic) dan bertanya-tanya tentang kemampuan bangsa lain, terutama di Barat, jika diguncang tiga bencana besar sekaligus. Mereka memuji Jepang adalah sebuah bangsa yang hebat, kuat, dan beretika.

Profesor Harvard University, Joseph Nye, mengatakan, bencana telah melahirkan Jepang sebagai bangsa soft power. Istilah itu diciptakannya untuk melukiskan Jepang mencapai tujuannya dengan tampil lebih menarik bagi bangsa lain.

Saat bencana dan tragedi kemanusiaan mengundang simpati dari dunia Jepang, citra negara yang tertimpa bencana jarang mendapat keuntungan dari bencana tersebut. Pakistan, misalnya, menerima bantuan AS dan negara lain saat dilanda banjir bandang tahun lalu. Namun, bantuan individu sangat sedikit, yang disebabkan citra negeri itu di mata dunia. China dan Haiti juga menghadapi kritik atas penanganan gempa bumi tahun 2008 dan 2009.

Menghadapi kebutuhan akan dana rekonstruksi skala besar, Jepang masih menimbang tawaran internasional. ”Meski dilanda tragedi dahsyat, peristiwa menyedihkan, ada fitur-fitur yang sangat menarik dari Jepang,” kata Nye kepada AFP.

”Terlalu dini untuk memprediksi apakah mereka berhasil memulihkan ekonomi. Tetapi, dilihat dari jauh, rakyat Jepang memperlihatkan ketabahan saat krisis. Hal ini berbicara banyak soal Jepang di masa depan,” kata Wakil Direktur Center for Strategic and International Studies Nicholas Szechenyi.

Persaingan Microsoft, Apple, dan Linux Makin Panas di 2011

Dialektika persaingan antara Microsoft, Apple, dan Linux (yang didukung banyak perusahaan, salah satunya Google) seperti roman yang tanpa ujung. Perkembangan sistem operasi notebook, desktop dan server 20 tahun terakhir, otomatis didominasi oleh ketiga nama tersebut.

Fokus tulisan ini hanya pada sistem operasi notebook, desktop dan server dan bukan pada Gadget atau tablet. Jadi pembahasan mengenai iOS, Android, Windows phone, symbian, dan blackberry os tidak akan dibahas secara khusus, dan dibahas sehubungan dengan desktop semata.

Microsoft: Masih Merupakan ‘Kekaisaran IT’ yang sangat Kuat

Ada perkembangan yang sangat menarik di negeri Jerman. Kementerian Dalam Negeri Jerman akhirnya memutuskan menggunakan Microsoft Windows XP Kembali.

Alasan yang dikemukakan kemenlu Jerman secara resmi adalah, karena adanya 'kritik dari user', dan masalah 'interoperabilitas' yang tak dapat dipecahkan.

Parlemen Jerman (Bundestag) sudah mempertanyakan, kenapa hal ini terjadi. Sebab di institusi pemerintahan yang lain, sudah bermigrasi ke linux/open source. Hal ini membuktikan bahwa lobi Microsoft masih sangatlah kuat, dan tidak dapat diremehkan.

Tidak hanya pada pemerintahan. Di Korporasi, Dominasi Microsoft sudah ‘mendarah-daging’. Contoh, mereka memiliki aplikasi bisnis Dynamic AX, yang diakuisisi dari sebuah perusahaan Denmark, dan juga Microsoft Exchange.

Microsoft Office masih dianggap sebagai aplikasi Office standar perkantoran, dan Microsoft hanya menyediakan versi MacOSX, selain versi Windows. Hal ini menyebabkan pemakai Microsoft Office hanya bisa menggunakan dua sistem operasi itu, dan tentunya Microsoft lebih menekankan, supaya user menggunakan versi Windows.

Secara mengejutkan, pers mengumumkan terjadinya aliansi antara Microsoft-Nokia. Dengan digunakannya Windows phone 7 pada handset Nokia, maka penetrasi OS Windows di desktop secara umum akan tetap kuat.

Sinkronisasi data dari handset Windows phone 7 Nokia tentu akan diarahkan untuk menggunakan OS Windows. Ini merupakan tawaran menarik bagi korporasi, yang memang menggunakan desktop berbasis Windows. Sinkronisasi data akan semakin mudah, karena di atas kertas sistem operasi desktop dan gadgetnya berasal dari vendor yang sama.

Windows 7 sendiri bukanlah sistem operasi yang buruk. Microsoft sudah banyak belajar dari kekurangan-kekurangan mereka sewaktu mengembangkan Windows Vista, dan hasilnya Windows 7 adalah produk yang lebih handal dan baik. Sekarang, Microsoft sedang mempersiapkan Windows 8, yang juga akan dioptimasi untuk tablet PC.

Di pasar server, Windows server pun masih mendominasi, dengan menguasai 70 persen lebih pasar, walaupun khusus untuk web server, linux yang dominan. Tetap bagaimanapun, Produk Microsoft masih memiliki 'tempat' di korporasi.

Hanya Windows server saja yang dapat menjalankan Microsoft Exchange Server, aplikasi produk kolaboratif yang dikembangkan oleh Microsoft. Fitur-fitur utama Exchange terdiri terdiri dari surat elektronik, kalender, kontak dan tugas, dukungan untuk akses mobile dan berbasis web untuk informasi, dan dukungan untuk penyimpanan data. Semua fitur yang ditawarkan Exchange tersebut sudah menjadi standar di korporasi.

Rasanya, masih terlalu dini untuk berpendapat, bahwa pengaruh Microsoft sudah berkurang di industri IT. Di segmen tertentu, mereka tetap dominan.

Mereka akan tetap di sana sampai tahun-tahun mendatang. Segmen Korporasi bagaimanapun masih akan dikuasai oleh mereka. Walaupun Bill Gates sudah tidak berada di manajerial, Microsoft tetap adalah ‘Gulliver’ IT.

Apple: Gabungkan Inovasi iOS dengan MacOSX

Apple pun mulai mengambil langkah strategis, untuk memperkuat market retailnya. Akhirnya, Apple memilih mundur dari bisnis server high-end, sehubungan dengan 'gempuran' Microsoft dan Linux/Open Source di lini korporasi. Xserve product line, yang merupakan server high-end dihentikan.

Jika konsumen Apple ingin beli produk server, mereka masih sediakan Macmini server dan Macpro server, yang didesain untuk server low-end dan mid-range. Apple akan lebih memfokuskan diri dengan konsumen retail, seperti terlihat pada suksesnya Apple Store.

Penulis sempat mengunjungi Apple Store yang berada di Frankfurt am Main, Jerman. Gedungnya sangat modern dan stylish. Di sana terlihat sekali, bahwa konsumen yang mendatangi tempat itu bukanlah dalam konteks kerja kantoran atau korporasi. Namun sebagian besar lebih untuk 'fun' atau bersenang senang melepas lelah.

Banyak juga muda-mudi yang datang, baik sekedar untuk memainkan iPad dan komputer mac, atau untuk bertransaksi. Seperti layaknya Apple Store lain, suasana tempat tersebut sangat 'homey', dan membuat setiap pelanggannya untuk 'susah meninggalkan tempat'.

Seingat saya, ada Apple Store Frankfurt terdiri atas dua lantai. Lantai pertama, tempat Apple mendisplay komputer mac dan gadget-gadgetnya (iPad/iPod). Lalu lantai kedua tempat customer service, peripherals, software, dan aksesoris.

Posisi Apple store yang terletak di Große Bockenheimer Straße 30 ini memang sangat strategis. Ramai, namun tidak terlalu ramai, dan setelah keluar dari toko kita bisa ngaso di tempat duduk dan di bawah pohon.

Memang, Apple memiliki kriteria sangat khusus untuk memilih tempat sebagai store retail dia, dan salah satu kriterianya, tempat itu harus strategis.

Di poin ini saya sangat sepakat, bahwa Apple adalah vendor IT yang paling sukses dalam bisnis retail. Belum ada vendor IT lain yang bisa menciptakan sesuatu sesukses Apple store. Jika ada pun, hanya Apple yang mampu memberikan sentuhan seni dan design pada store miliknya.

Banyak pengamat yang berpikir, bahwa dengan inovasi Apple yang luar biasa di sektor gadget, maka desktopnya akan ditinggalkan. Ternyata tidak demikian. Apple justru berencana membawa inovasi-inovasinya di sektor gadget pada sistem operasi desktop.

Jadilah mereka berencana merilis veris berikutnya dari MacOSX, yang diberi nama 'Lion'. Intinya, 'Lion' adalah Gabungan antara iOS dan MacOSX.

Di sistem operasi baru ini Mac Apps store akan dimasukkan, walaupun sudah dibundel pada update MacOSX 10.6.6 yang terbaru. User interface 'Lion' akan diarahkan supaya semudah menggunakan gadget iPad. Konfigurasi sistem akan dipermudah, dan akhirnya iChat akan disertakan dukungan Yahoo Messenger.

Satu hal yang akan mempermudah setting server 'low to midrange', sistem operasi server sudah build in di 'lion', tanpa perlu beli sistem operasi terpisah. Dan fitur-fitur lain akan diketahui pas launching.

Macbook Air baru adalah sebuah notebook dengan dimensi hampir menyerupai iPad. Memiliki berat dan volume yang hampir sama, namun dengan fungsionalitas sama persis dengan notebook biasa.

Ini sebenarnya sebuah tawaran menarik bagi para komuter atau SOHO, sebab di Macbook Air tetap bisa menggunakan Microsoft Office, jika ingin sinkronisasi data dengan desktop Windows.

Di sisi lain kesuksesan Iphone/pad/pod mendorong popularitas desktop/notebook macintosh juga. Sebab popularitas mereka menjadikan Apple juga populer di kalangan korporasi, yang mulai banyak menggunakan gadget Apple.

Steve Jobs adalah pengagum design Jerman yang perfeksionis. Dia Pengagum design produk Mercedez-Benz dan Braun. Oleh karena itu, berpikir bahwa Jobs 'teledor' dan tidak memikirkan mengenai suksesi adalah sangat berlebihan.

Pendapat yang mengkhawatirkan kesehatan Jobs adalah juga sangatlah berlebihan, sebab Jobs dipastikan sudah ada rencana suksesi di kepalanya.

Selama ini, Jobs sudah berusaha keras untuk mempromosikan anggota direksi Apple lain, seperti Tim Cook, Phill Schiller, dan Jonathan Ive. Setiap event konferensi, sudah tidak pernah didominasi Jobs, namun diisi bergantian dengan anggota direksi yang lain.

Itu bukan sekedar sandiwara, karena Jobs ingin menunjukkan, bahwa kepemimpinan di Apple bersifat kolektif dan bukan ‘one man show’. Walt Disney, Sony, IBM, Nokia, dan banyak korporasi lain, walaupun sudah ditinggal oleh foundernya, tetap berjalan normal dan tetap mengeruk profit selama puluhan bahkan ratusan tahun setelah suksesi pertama.

Apple sekarang sama sekali tidak bisa disamakan dengan Apple antara tahun 1985-1997, sewaktu Jobs absen. Sebab, sudah ada banyak sekali perubahan yang terjadi di Apple, terutama terkait kultur korporasi, yang menyebabkan Apple lebih mampu beradaptasi terhadap tantangan ke depan.

Saya percaya, Jobs dan timnya sudah banyak belajar dari kesalahan Apple di era 85-97, lebih baik daripada kita-kita yang pengamat dari luar. Apple adalah ‘Leonardo Da Vinci’ dunia IT, yang berhasil realisasikan design nya.

Linux: Open Source, Para Ilmuwan, dan Google sang ‘juru selamat’

Search Engine Google disokong sepenuhnya oleh linux, seperti yang pernah dilaporkan oleh detikinet. Google juga sudah menyerahkan puluhan juta baris kode pada komunitas open source, seperti dibahas di detikinet.

Open Source menjanjikan kontinuitas pengembangan software ‘vendor independent’. Pengembangan Software hanya dibatasi oleh kreativitas developer.

Linux adalah platform standar untuk riset komputasi, baik komputasi murni, fisika, kimia, biologi/bioinformatika, matematika, atau lainnya. Platform Unix-like yang scientific, namun cost-friendly, itulah yang menyebabkan linux disukai oleh ilmuwan/akademisi di Universitas.

Pada umumnya, publikasi ilmiah serius dalam bidang komputasi ‘hard core’ adalah penelitian yang berjalan pada platform linux. Contohnya pada bioinformatika, chemoinformatics, dan komputasi fisika, penggunaan Linux adalah standar di bidang studi tersebut.

Linux memungkinkan pengolahan data genome/proteome dalam jumlah besar, di sistem cluster, dengan price/performance ratio yang paling baik. Bisa lakukan riset, tanpa harus tergantung pengembangan software dari vendor. Independensi ini sangat penting, agar riset bisa berjalan secara kontinu.

Larry Page dan Sergey Brin, founder Google, adalah Mahasiswa PhD Computer Science Stanford yang sedang On-leave, Eric Schmidt, CEO Google (yang akan diganti oleh Larry Page) adalah Profesor IT di Stanford. Mereka adalah Linux User sejak awal-awal kuliah (Schmidt mungkin sudah dari awal familiar dengan Unix).

Hal ini membuktikan, bahwa memang Linux sudah sangat familiar dengan dunia akademis dari sejak awal. Jauh sebelum Google menjadi perusahaan besar, Brin dan Page sudah mempublikasi penelitian mereka mengenai search engine pada publikasi ilmiah yang peer-reviewed. Mereka, para computer scientist di Stanford, adalah para Linux 'die harder'.

Untuk membuktikan komitmen kami pada platform Linux dan Open source, tulisan ini sengaja kami tulis pada pengolah kata Open Office Writer 3.2, yang dirunning pada OS Fedora Linux 13, disinkronisasikan dengan Google docs. Mendukung Linux dan Open Source memang harus dibuktikan dalam tindakan, dan ini bisa dimulai dengan hal-hal kecil.

Google sendiri sudah mempersiapkan Chrome OS, yang sekarang masih berada di versi beta. Namun, rilisnya ternyata ditunda sampai pertengahan tahun 2011 ini, seperti yang diberitakan oleh detikinet.

Chrome OS adalah sistem operasi berbasis Web, yang tetap menggunakan kernel monolithic Linux. Chrome OS dikembangkan dari proyek open source 'Chromium OS'.

Berbeda dengan MacOSX dan Windows 7, Chrome OS adalah sistem operasi yang berjalan secara penuh pada lingkungan 'cloud', alias membutuhkan koneksi internet untuk pengoperasiannya.

Sampai sekarang, Google masih melakukan pengujian terhadap Chrome OS, dengan membagikan prototip notebook cr-48 kepada beta tester di Amerika Serikat. Diharapkan, sewaktu 'launching' pada pertengahan tahun ini, Chrome OS akan langsung mendapatkan dukungan dari vendor hardware terkemuka, seperti Acer, Intel, Dell, Lenovo, Toshiba, dan lainnya.

Saya percaya, bahwa membaiknya infrastruktur internet di tanah air, akan sangat mendukung bagi kemunculan Chrome OS, yang sepenuhnya 'cloud based OS'. Chrome OS akan menjadikan Linux sebagai sistem operasi yang lebih mainstream, tanpa membawa brand linux itu sendiri.

Ini memang salah satu strategi branding dari Google, yaitu 'seakan' memisahkan Linux dari Chrome OS, supaya end user tertarik. Diharapkan, strategi branding Google ini akan sukses dalam melepaskan 'stigma' linux sebagai platform para 'kutu buku', dan menjadikannya langsung bersaing di pasar consumer retail, dan berhadapan langsung dengan Apple.

Google bisa disebut sebagai 'juru selamat' bagi Linux.

Menurut situs top500, lebih dari 90 persen komputer super di dunia ini menggunakan sistem operasi Linux. Berarti, di bidang 'hard core computing', memang Linux masih mendominasi.

Hal ini diramalkan tidak akan berubah banyak pada 2011, sehingga Linux tetap akan menjadi 'kaisar' bagi OS komputer super. User installed based linux yang tidak sebesar Windows dan MacOSX bukan berarti pengaruhnya tidak sebesar mereka.

Search Engine Google, Internet Server, portal scientific, disokong oleh Linux semua. Dalam kasus ini, kuantitas sama sekali tidak mencerminkan bagaimana kualitas dan pengaruh linux sesungguhnya di dunia IT.

Linux itu seperti ‘Pasukan Komando’, yang jumlahnya terbatas, namun memiliki peran sangat kunci dalam menyelesaikan suatu ‘misi’. Nah, salah satu 'misi khusus' tersebut adalah menjadi backbone bagi dunia riset dan akademis di Universitas.

Sukar membayangkan suatu riset IT yang bisa berjalan tanpa Linux sama sekali. Dunia Akademis memerlukan sistem operasi yang menyediakan price-performace ratio terbaik, dan Open Source. Itu semua bisa diberikan oleh Linux.

Masa Depan Windows, Mac, dan Linux

Dialektika ketiga ‘kerajaan’ tersebut akan selalu menghasilkan teknologi-teknologi baru, karena persaingan yang keras akan memaksa mereka semakin kompetitif. Baik Microsoft, Apple, dan Google akan tetap mendominasi OS Desktop dunia IT sepanjang tahun ini, dan bahkan mungkin sampai dekade yang mendatang.

Direncanakan, Google akan merilis Chrome OS pada tahun ini, sehingga akan semakin 'meramaikan' persaingan di sektor OS. Diharapkan, Chrome OS akan memberikan alternatif 'segar' kepada user yang sudah terbiasa dengan sistem operasi yang ada, dan ini secara langsung akan meningkatkan user installed base dari Linux.

Namun, tentu Microsoft dan Apple tidak akan tinggal diam, dan akan terus berinovasi. Basis Microsoft di korporasi, dan Apple di retail jelas akan sukar 'digoyang' begitu saja oleh Google.

Seperti biasa, konsumen yang akan diuntungkan, karena bisa menikmati produk dari ketiga pihak tersebut secara bersamaan. Sebagai contoh, gunakan search engine Google, dan sistem Operasi Windows pada komputer Macintosh.

PC Windows pun juga tetap bisa gunakan produk Apple, karena Safari dan iTunes telah diport ke Windows. Sehingga sinkronisasi dengan gadget Apple tetap bisa dilakukan pada PC Windows.

Chrome OS pun diharapkan juga akan bisa eksis di network yang multi-platform.

Sysadmin tentunya selalu akan bisa untuk mengharmonisasi teknologi dari tiga 'dunia' yang berbeda tersebut. Paling tidak, berdasarkan pengalaman pribadi, networking multi-platform sudah sangat biasa di dunia akademik (Windows, Linux, dan MacOSX).